Keinginan Rara untuk menyimpan mesin jahit milik Ibu yang baru saja meninggal terhalang oleh Bapak yang akan menjualnya karena harus melunasi hutang Ibu yang tidak mereka ketahui sebelumnya.
Kepergian Ibu untuk selamanya tidak hanya meninggalkan rasa sakit pada Rara dan Bapak yang selama ini tidak akur, tapi juga meninggalkan sejumlah utang yang mereka berdua tidak ketahui sebelumnya dan harus segera dibayarkan.